DUA PEMUDA DIBAWAH UMUR TERLIBAT CURAS



Berita Rakyat Surabaya – Gebrakan baru Satuan Polrestabes Surabaya yang dikenal sebagai Tim Anti Bandit kembali menangkap 4 orang pelaku kejahatan pencurian dengan kekerasan, dua diantara pelaku dianggap tergolong masih seumur jagung alias dibawah umur sehingga dititipkan ke Lembaga Penyelenggara Kesejahteraan Sosal (LPKS) di Medaeng.

Vicky Aulia (26) warga Jalan Dupak Timur Surabaya, Hanafi (22) warga Jalan Tambak Dalam Surabaya, MS (16) warga Jalan Wijaya Kusuma, Surabaya, dan RA (15) warga Jalan Dupak Timur Surabaya. Selain telah menangkap 4 orang pelaku, petugas saat ini juga sedang memburu 3 pelaku lainnya, yakni HA, AN, dan TF.

AKBP Shinto Silitonga menjelaskan "Jaringan pelaku curanmor yang dikenal dengan kelompok Hanafi 2 di antara pelaku masih berumur 15 dan 16 tahun jumlah tersangka yang ditangkap ada 4 dan dari perkara ini kita berhasil menyisir 8 hingga 10 TKP yang sudah diakui oleh kelompok pelaku ini," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Jum'at (10/03/17).

Aksi yang sudah di anggap kriminal dan komplotan curas yang melibatkan anak-anak ini terungkap setelah Tim Anti Bandit melakukan penyekatan di jembatan Suramadu, Kamis 2 Maret 2017. Kemudian sekitar pukul 05.00 WIB, petugas mengamankan 2 orang yaitu RA dan Hanafi yang diduga pelaku kejahatan. Kecurigaan petugas menguat ketika dilakukan pemeriksaan keduanya tidak dapat menunjukan surat kelengkapan kendaaan, hasil pemeriksaan itu diketahui bahwa sepeda motor tersebut merupakan hasil dari pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh RA dan Hanafi bersama lima orang teman lainnya. 

Dari hasil penyidikan pula motor bernopol S 2693 LI tersebut adalah milik Ambros Patikaka asal Dusun Sumber Wedi RT 4 RW 1 Kecamatan Karang Geneng, Lamongan. Selanjutnya dari keterangan RA dan Hanafi ini, petugas mengantongi nama Vicky Aulia dan MS. Setelah menangkap keempat pelaku, petugas kembali mendapatkan nama komplotan lainnya yang saat ini sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dalam pengejaran, yakni HA, AN, dan TF. Komplotan ini sudah beraksi di 10 titik lokasi, 9 diantaranya diwilayah hukum Potrestabes Surabaya dan 1 TKP di Wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"Keempat pelaku ini terakhir melakukan aksi curanmor bersama-sama di Margomulyo tepatnya disekitaran daerah yang banyak bencongnya (pangkalan banci, red) dan korban-korbannya termasuk orang yang berada di sekitar TKP saat itu,  ketika mereka menghampiri korban Mereka kemudian memaksa korban untuk menyerahkan motornya dan motor tersebut dibawa sampai ke wilayah Suramadu," terang Shinto.

Sementara itu, terkait remaja yang masih tergolong anak dibawah umur, yakni MS dan RA, Shinto menuturkan, kedua anak tersebut tercatat sebagai komplotan curas yang mana kedua kakak dari salah satu anak tersebut juga menjadi pelaku kejahatan.
"Orang tuanya juga sudah kita Panggil dan orang tuanya merasa bahwa anaknya ini sudah salah dalam didikan dan kemudian menyerahkan sepenuhnya kepada polisi," pungkas Shinto.

Atas pengungkapan kasus curas tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 Unit Sepeda Motor Honda Beat Nopol S 2693 LI hasil kejahatan pelaku, dan 1 Unit sepeda Motor Yamaha Mio Nopol L 5207 XC sarana pelaku dalam melakukan aksi curas (AT).

Related

Jatim 6109363501873860196

Hot News

Beredar Foto Dua Sejoli Asik Mengkonsumsi Narkoba Didiskotik Surabaya

Foto :  Seorang wanita bernama Meme atu Bella dan teman pria bernama Herman diduga sedang  mengkonsumsi Narkoba jenis putau .  Doc/BR. ...

BERITA TERKINI

Pendidikan

Lifestyle

item