Gara-gara Surat Edaran Lantamal V , Ratusan Buruh Terancam Nganggur


Berita Rakyat Surabaya - Kurang lebih 150 massa mengatasnamakan Forum Komunikasi Buruh PT Mega Utama Indah (MUI), berunjuk rasa di depan gedung DPRD Jatim. Mereka meminta agar para pabrik tidak ditutup oleh TNI Lantamal V.

Penanggung Jawab Forum Komunikasi Buruh PT Mega Utama Indah, Teguh Imandanu tidak terima jika tanggal 15 Oktober 2017 pebrik ditutup. "Biarkan kami bekerja," katanya, Senin (2/10/2017).

Penutupan dilakukan bukan dari bos pabrik, melainkan adanya surat edaran Komando Armada RI Kawasan Timur, Pangkalan Utama TNI AL V, No: B/262-04/20/1OP/LantV. Surat ini berdasar Keputusan Kasal No: Kep/1485/VII/2016 tanggal 16 Juli 2016 tentang Penataan Ulang Master Plan tanah BMN TNI AL di Jalan Kalianak Timur (Pesapen) Surabaya.

Menurut data yang diedarkan pendemo, PT Mega Utama Indah terletak di jalan Pintu Air No. 2 Kalianak Surabaya (Pesapen) adalah lahan milik TNI-AL, yang dikerjasamakan dengan PT Senopati Samudra Perkasa (SSP) dengan system BOT (Build Operate and Transfer ), dari baru berahir tahun 2039.

Namun setelah pabrik berjalan 10 tahun lamanya, belum habis masa kontrak, pihak Lantamal V meminta agar pabrik pindah (relokasi) di Kepuhlagen, Mojokerto. Permintaan tersebut dibatasi hingga 15 Oktober 2017.

Sementara, saat di gedung DPRD Jatim, pendemo ditemui anggota Komisi E. "Sebelum tanggal 15 Oktober, DPRD mengundang PT SSP, PT MUI dan Lantamal V," kata Ketua Komisi E Hartoyo, juga berjanji mengagendakan sidak lokasi (hyu/at).

Related

Politik 5910714401873665253

Hot News

Beredar Foto Dua Sejoli Asik Mengkonsumsi Narkoba Didiskotik Surabaya

Foto :  Seorang wanita bernama Meme atu Bella dan teman pria bernama Herman diduga sedang  mengkonsumsi Narkoba jenis putau .  Doc/BR. ...

BERITA TERKINI

Pendidikan

Lifestyle

item