Perdayai Seorang Ibu, Anggota TNI Gadungan Ditangkap Intel Kodim Sleman


Foto: sdr Agga Setyawan TNI Gadungan Yang Di amankan Anggota Kodim Sleman
Berita Rakyat Sleman - Satuan anggota Intel Kodim 0732/Sleman berhasil menangkap anggota TNI  gadungan berpangkat kapten yang diketahui identitasnya bernama Agga Setyawan yang merupakan warga Klaten,  pelaku ditangkap di rumah Ibu Yunaefi (Istri Siri Sdr. Agga Setyawan), Dsn. Balong Wetan, Ds. Umbulmartani, Kec. Ngaglik, Kab. Sleman-Jawa tengah.

Berdasarkan laporan para beberapa korban pelaku mengaku anggota TNI aktif berpangkat kapten. Bermula pada hari Jum'at tanggal 13 Oktober 2017, disaat kegiatan anjangsana oleh Babinsa Koramil 07/Ngemplak dan Anggota Unit Intel Kodim 0732/Sleman berkunjung ke rumah Ibu Yunaefi, 48, Islam, Wiraswasta, alamat Krawiratan Kopatan RT 02/01, Ds. Umbulmartani, Kec. Ngemplak, Kab. Sleman yang diduga sebagai korban penipuan TNI-AD Gadungan.

Dalam kegiatan  tersebut Ibu Yunaefi tidak berada ditempat dan hanya ditemui oleh anak kandung dari Ibu Yunaefi A.n Reza, 20 tahun. Menurutnya bahwa dirinya mengetahui kalau orang tuanya (Ibu Yunaefi) berhubungan dengan seorang TNI-AD, yang berdinas di Rindam IV/Diponegoro Magelang, Jawa Tengah.

Tidak sampai disitu, ia juga menyampaikan bahwa kurang mengetahui tentang pangkat, dan prosedur pengajuan pernikahan di instansi TNI-AD, dan keluarga hanya mengetahui dari penjelasan Ayah tirinya Sdr. Angga Setyawan (TNI-AD).

Foto: Istri Sirih sdr Agga Setyawan Ibu Yunaefi (korban).
"Bahwa Ibu Yunaefi sudah dinikahi Siri secara Agama Islam, oleh Sdr. Angga Setyawan (TNI-AD) sekitar awal bulan September 2017, di Kab. Kulon Progo, karena menunjukkan bukti pengajuan Nikah di Rindam IV/Diponegoro, tetapi proses pengajuan ke Rindam tidak mengajak Ibu Yunaefi ke Satuan Rindam-IV/Dip," jelas putra ibu Yunaefi.

Sudah tinggal serumah dengan Ayah tirinya dan menurut sumber ayah tirinya setiap hari kerja berdinas ke Rindam-IV/Diponegoro Magelang, Jawa Tengah. Dan Sampai dengan saat ini Ibu Yunaefi dan keluarga belum mengetahui bahwa Sdr. Angga Setyawan adalah Anggota TNI-AD Gadungan.

Kemudian Babinsa Koramil 07/Ngemplak dan Anggota Unit Intel Kodim 0732/Sleman, berpesan kepada Sdr. Reza agar mengajak Ibu Yunaefi datang ke kantor Koramil-07/Ngemplak untuk mendapatkan penjelasan tentang prosedur pengajuan menikah dengan Anggota TNI-AD yang benar,  tanpa memberitahu ayah tirinya (Kapten Angga Setyawan).

Untuk waktu Ibu Yunaefi ke koramil 07/Ngemplak masih menunggu konfirmasi dari Sdr. Reza, karena Ayah tirinya (Kapten Angga Setyawan) tinggal serumah, sehingga mencari waktu pada saat ayah tirinya berdinas ke Rindam-IV/Diponegoro.

Mengetahui ada kecurigaan terhadap laporan masyarakat yang merasa menjadi korban, pada tanggal 13 Oktober 2017 pukul 12.45 Wib, Letkol Arm Djoko Sudjarwo (Dandim 0732/Slm) memerintahkan kepada Anggota Unit Intel Kodim 0732/Sleman, untuk segera melaksanakan penyelidikan dan pengintaian kembali dengan tujuan agar tidak timbul korban-korban berikutnya.

Foto: sdr Agga Setyawan Saat Di amankan Anggota Kodim.
Pelda Anung Setyawan (Pjs Dan Unit Intel Kodim 0732/Sleman) memerintahkan Anggota Unit, menuju ke lokasi, Dsn. Balong Wetan, Ds. Umbulmartani, Kec. Ngaglik, Kab. Sleman, untuk mengecek kebenaran atas dasar informasi dari Babinsa 07/Ngemplak dan Kepala Dusun, bahwa Sdr. Angga Setyawan berada di Rumah Ibu Yunaefi dengan membawa Senjata Api. Lalu Anggota Unit Intel Kodim 0732/Sleman tiba di lokasi dan berkoordinasi dengan Anggota Koramil 07/Ngemplak dan Kepala Dusun Degolan untuk memantau perkembangan Rumah Ibu Yunaefi.

Dari hasil koordinasi Serka Gunarto (Anggota Koramil 07/Ngemplak) dengan Kepala Dusun Degolan mendapat informasi bahwa Sdr. Angga Setyawan akan membesuk saudaranya yang sedang sakit di RS Klepu Kec. Minggir, Sleman.

Kemudian Serka Gunarto (Anggota Koramil 07/Ngemplak) dan Bpk. Supriadi (Kepala Dusun Degolan), mendapat informasi lagi dari Ibu Yunaefi melalui Tlp, bahwa Sdr. Angga Setyawan tidak jadi membesuk.

Pada pukul 20.00 Wib, Pelda Anung Setyawan (Pjs Dan Unit Intel Kodim 0732/Sleman) beserta Anggota mengecek ke RS Klepu Kec. Minggir, Sleman, sesampainya di Pasar Godean mendapat Telepon dari Anggota Unit Intel Sleman yang memantau di lokasi bahwa Sdr. Angga Setyawan, A1, berada didalam Rumah Ibu Yunaefi.

Tim gabungan tiba di lokasi Rumah Ibu Yunaefi, selanjutjutnya berkoordinasi warga setempat untuk penggrebekan terhadap Sdr. Angga Setyawan, dan salah satu tim gabungan mengetuk pintu rumah, dijawab oleh Ibu Yunaefi dan dibukakan pintu kemudian ditemui diruangan tamu bersama yang bersangkutan, setelah menanyakan kepada Sdr. Angga tentang Angkatan keberapa? lalu menjawab saya Kapten dari Rindam AKMIL Angkatan 97, tetapi sudah di pecat dari satuan Kodam Jaya, kemudian di tanya kembali untuk dokumen tetapi Sdr. Angga tidak bisa menjawabnya.

Pukul 23.05 Wib, Tim gabungan bersama Sdr. Angga Setiawan di bawa ke Makodim 0732/Sleman untuk dimintai keterangan. Tim gabungan bersama yang bersangkutan tiba di Makodim 0732/Slm, diterima oleh Perwira Piket Jaga Kapten Inf Sujud, selanjutnya diamankan di piketan jaga sambil menunggu Pasi Intel Kodim 0732/Sleman.

Foto: Barang Bukti Atribut Milik sdr. Agga Setyawan Yang Di Amankan Petugas.
Atas perbuatan pelaku yang sudah menipu Ibu Yunaefi (Istri siri Sdr. Angga) yang tiba di Makodim 0732/Sleman bersama Babinsa 07/Ngemplak, dengan membawa barang bukti milik Sdr. Angga. Adapun barang bukti yang milik Sdr. Angga Setyawan antara lain, 1 Buah Topi Hitam berlogo Raider. 1 Buah Jam tangan merk "Nixon" Hijau Army. 3 Buah HP Nokia Type RM-346 Model E71-1, Nokia Type RM-703. Nexian M5019. 1 Buah Korek Api berbentuk Pistol. 1 Lembar surat perintah mengajar Akademi Militer Rindam IV/Dip. Magelang. 

Ditambah lagi 1 Lembar surat keterangan kematian atas nama Ernawati SE, Garut, 08-02-1987, pekerjaan Karyawan BNI. 1 Lembar surat keterangan pengajuan tunjangan dan kesejahteraan anak di kesatuan Rindam IV/Dip.  Magelang.  Uang sejumlah Rp. 35.000,-
1 Buah Buku tabungan BCA Cabang Klaten No Rek An Angga S. Dan 2 Lembar Fotocopy KTA atas nama Angga Pangkat Kapten. 1 Lembar Brosur senapan "The Weapons". 1 Buah Minyak parfum "Humaira". 1 Buah Wing Yudhawastupramuka. 1 Buah Emblem Infantri. 1 Buah Wing Irvin. 1 Buah Tas Kecil merk Voyager. 1 Buah Gantungan Kunci "Keluarga Besar Kodam Jaya". 1 Pasang Baju dan Celana PDH Berpangkat Kapten atas nama Angga Setyawan, satuan Rindam IV/Dip. 1 Buah Sisir. 1 Buah Pulpen. 1 buah baju kaos loreng.

Saat ini yang bersangkutan diamankan di ruang tahanan penjagaan Kodim 0732/Sleman, jawa tengah untuk proses yang lebih lanjut jika cukup mempunyai bukti unsur yang kuat akan di lempahkan ke pihak kepolisian setempat (jk).


Related

Polhukam 273718918612629652

Hot News

Beredar Foto Dua Sejoli Asik Mengkonsumsi Narkoba Didiskotik Surabaya

Foto :  Seorang wanita bernama Meme atu Bella dan teman pria bernama Herman diduga sedang  mengkonsumsi Narkoba jenis putau .  Doc/BR. ...

BERITA TERKINI

Pendidikan

Lifestyle

item