Tak Mau Gunakan Hak Jawab, Kapolsek Kota Sidoarjo Naik Pitam


Arogan, Tak Terima Diberitakan Masuk Karaoke Kompol. Rochsulullah Marahi Wartawan
Foto: Kapolsek Kota Sidoarjo Kompol. Rochsulullah & foto gambar mesum para pelaku pemeran adegan mesum di room karaoke.
Berita Rakyat Sidoarjo - Setelah viral diberitakan kasus celana dalam pemandu karaoke (purel) dan 'kepergok' masuki karaoke, Dianggap ada keberpihakan Arogan Kapolsek Kota Sidoarjo, Kompol. Rochsulullah jadi bahan perbincangan. Kepada sejumlah rekan wartawan dirinya meluapkan emosi dan marah mengeluarkan sebuat pernyataan yang mengejutkan.

"Media yang memberitakan dirinya harus ijin dulu dalam penulisan pemberitaan, dan mengapa dalam pemberitaan karaoke X2 diberi judul Kapolsek 'Kepergok' Masuk Karaoke, menurut Kapolsek masih banyak judul yang lain dan yang lebih bagus.  Ujar beberapa wartawan kepada beritarakyat.co.id.

Saat team investigasi mendatangi Kapolsek dan juga bermaksud memberi hak jawabnya terkait pemberitaan sebelumnya. Pada Selasa (12/12), Kompol. Rochsulullah dalam pernyataannya yang sudah dilontarkan kepada sejumlah wartawan, Kapolsek ini langsung emosi dan naik pitam kepada wartawan.

"Oh.. kamu wartawan yang suka tulis-tulis itu ya," pungkas pejabat publik ini yang mengayomi seluruh masyarakat Sidoarjo, khususnya wilayah hukum Polsek Kota Sidoarjo.

Ditambahkan Kapolsek, dirinya tidak terima dan dengan geram meluapkan emosi setelah diberitakan sebelumnya di beritarakyat.co.id. yang di saksikan beberapa anggota Polsek Kota.

"Kamu tidak tahu bagaimana keluarga saya, anak istri saya. Jika membaca judul dalam pemberitaan itu. Lanjut Kapolsek, jangan asal tulis begitu." ungkap geram Rochsulullah.

Tidak puas sampai disitu, luapan emosi Kapolsek. Hingga menyeret sejumlah wartawan Sidoarjo, bahwa wartawan di Sidoarjo jika menaikan berita harus ijin dulu sebelum memberitakan.

"jangan mentang-mentang kamu wartawan ujung-ujungnya hak jawab, dan saya sengaja tidak menggunakan hak jawab saya," cetus Rochsulullah sambil meninggalkan wartawan tersebut lalu pergi ngacir (12/12).

Sangat di sesalkan sebagai media yang mengemban amanat UU Pers No.40 th 1999. Dalam pengontrolan kinerja pejabat publik sebagai pelayan masyarakat, hal itu juga sangat penting untuk dijadikan penilaian dan pertimbangan bagaimana kinerja pejabatnya yang dikontrol awak media dilapangan. Namun sayang jika kontrol tersebut dianggap sebagai mala petaka dan sebagai musuh pejabat itu sendiri.

paska viral diberitakan karaoke X2 dan karaoke d' Top  terkait celana dalam yang di copot di room karaoke Sidoarjo, hingga membuat pihak kepolisian dan pengusaha hiburan keduanya meradang (ade).



Related

Polhukam 333540448675927235

Hot News

Beredar Foto Dua Sejoli Asik Mengkonsumsi Narkoba Didiskotik Surabaya

Foto :  Seorang wanita bernama Meme atu Bella dan teman pria bernama Herman diduga sedang  mengkonsumsi Narkoba jenis putau .  Doc/BR. ...

BERITA TERKINI

Pendidikan

Lifestyle

item