Tidak Terima Diberitakan Dan Dipanggil Dinas, Kepala Sekolah SMP 55 Surabaya Ancam Orang Tua Korban

Foto : Ibu Iratami Orang Tua EL Korban Pengeroyokan.
Berita Rakyat Surabaya - Tak terima diberitakan sekolahnya SMP 55 Surabaya terkait pengeroyokan sesama anak didik. Kepala sekolah Bambang Soetedjo tadi pagi naik pitam kepada orang tua korban EL, seperti yang di sampaikan orang tua EL ibu Iratami kepada beritarakyat.co.id pada hari Jumat (02/02) sore.

"Saya pagi tadi antar putri saya sekolah, lalu pihak security memanggil saya agar mengahadap bapak kepala sekolah, karena ada perlu dengan saya katanya," ujar Iratami.

Lanjutnya, setelah sampai ruangan kepala sekolah tiba-tiba pak Bambang marah dengan nada menekan ke kepada dirinya gara-gara diberitakan dimedia online.

Foto : Secarik Kertas Hasil Print Out
Dari Kepala Sekolah.
"Perkara ini kan sudah di selesaikan kekeluargaan, kenapa sampai diberitakan dimedia," tirunya Ibu Iratami yang disampaikan Bambang Soetedjo kepada media ini (02/02).

Kemudian pihak kepala sekolah SMP 55 Surabaya Bambang Soetedjo menyodorkan secarik kertas hasil dari print out salah satu media online yang memberitakan sekolahnya terkait pengeroyokan muridnya sambil berkata kepada ibu Iratami.

"Ibu sudah buka masalah baru, gara gara diberitakan dimedia saya dipanggil oleh dinas. Semua pihak pada telepon saya mulai semalaman. Apa ibu tidak takut jika EL ada apa-apa nanti dikemudian hari," tirunya Iratami yang di ucapkan pihak kepalah sekolah.

Karena merasa putrinya terancam atas pernyataan pihak kepala sekolah, ibu empat anak ini sontak juga melawan pernyataan pihak kepala sekolah yang telah dilontarkan kepada Iratami.

"Maksud bapak apa ? bapak mengancam anak saya. Saya siap kok, anak saya EL berhenti dari sekolah ini. Dari pada kedepan anak saya jadi bulan-bulanan guru atau teman sekolah nya. Sudah jadi korban bukanya mencari jalan keluar malah anak saya di ancam," pungkas Iratami sambil menangis di depan awak media.

Menurut informasi yang di himpun kejadian ini tidak hanya kali ini saja namun pada bulan November 2017 lalu pernah terjadi siswi SMP 55 ini, ditampar oleh gurunya sendiri gara-gara bawa HP dan pihak orang tua korban mendatangi DPRD Kota Surabaya.

Sementara itu saat dikonfirmasi (02/02), salah satu guru SMP 55 Surabaya bernama Kirman saat dihubungi melalui selulernya kepada beritarakyat.co.id, ia menyatakan tidak tahu menahu atas kelanjutan permasalahan itu.

"Saya tidak tahu perkembangannya, setahu saya sudah tidak ada masalah. Namun tadi digroup Whatsapp pak Bambang menyampaikan jika ada yang tanya nomor selulernya, jangan diberitahu dan jangan sampai keluar," ucap guru ini.

Hingga berita ini di unggah pihak kepala sekolah SMP  55 Surabaya Bambang Soetedjo belum bisa ditemui dan enggan memberi komentar terkait pernyataan dirinya kepada orang tua EL atas dugaan pengancaman yang dilontarkan kepada ibu Iratami tadi pagi.

Editir : Tag
Penulis : Ade

Related

Sosbud 8860229087656706374

Hot News

Beredar Foto Dua Sejoli Asik Mengkonsumsi Narkoba Didiskotik Surabaya

Foto :  Seorang wanita bernama Meme atu Bella dan teman pria bernama Herman diduga sedang  mengkonsumsi Narkoba jenis putau .  Doc/BR. ...

BERITA TERKINI

item