Jamu Angger Waras Tetap Dibiarkan Beredar, BPOM Diduga Biarkan Masyarakat Teracuni

Gudang jamu Angger Waras di daerah Klurak Candi Sidoarjo Jawa Timur. ( BR/Doc)
Berita Rakyat, Surabaya - Bak hilang ditelan bumi, kasus Jamu Herbal Angger Waras seolah menguap tanpa ada kejelasan pasti.  Tindakan hukum dari BBPOM pasca penggerebekan dan penyegelan gudang jamu yang diduga mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) semakin kabur.

Melawan lupa, Kamis,  22 Maret 2018 lalu, Balai Besar POM Surabaya, melakukan penggerebekan gudang jamu herbal Angger Waras. Dari penggerebekan, berhasil diamankan 838 buah jerigen yang berisi jamu ukuran 2,5 liter dan botolan ada sejumlah 8360 buah yang siap diisi jamu tersebut yang siap di edarkan dan dikonsumsi masyarakat di amankan petugas.

Dari data bukti transferan bos jamu Angger Waras kepada oknum petinggi Polri yang telah di kantongi redaksi, makin jelas terlihat nyali bos angger waras patut di acungi jempol, terbukti jamu yang diduga ilegal ini masih beredar luas dan berproduksi. Beberapa temuan Berita Rakyat membuktikan adanya sederet nama pejabat tinggi Polri yang di duga ada di belakang bos jamu Angger Waras dan selama ini menjadi atensi kantong pribadi oknum-oknum yang menikmati hasil bisnis jamu tersebut.


Temuan tim investigasi beritarakyat.co.id, gudang di klurak, candi, Sidoarjo tersebut terlihat ada kegiatan operasional tepatnya hari Sabtu, 28 April 2018 pukul 01.00 Wib. Tiga mobil pick up terlihat di lokasi gudang salah satunya dengan nomor plat W 590X XX, serta 1 mobil citizen dan 20 orang terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi gudang.

Beberapa waktu sebelumnya, Unit Layanan Pengaduan Konsumen BBPOM di Surabaya melalui nomor yang dikelola oleh timnya menyampaikan kepada beritarakyat.co.id gudang tempat produksi jamu, beserta peralatan produksi serta seluruh produk  yang menjadi barang bukti di lokasi telah disegel, sambil menunggu seluruh proses penanganan perkara sedang berjalan, termasuk juga dengan pengujian laboratoriumnya.


Penyegelan gudang jamu Angger Waras oleh BBPOM Surabaya di Tanggulangin Sidoarjo usai digrebek.
“Untuk pemilik perusahaan jamu tersebut sampai saat ini memang belum ditahan, tapi itu bukan berarti pemilik dibebaskan dari tanggungjawab. Pemilik tetap menjalani proses pemeriksaan dan pemberkasan dengan petugas kami,” tulisnya pada media ini melalui pesan WhatsApp, Jumat (20/4/2018).

Sementara itu pihak BBPOM Surabaya hingga kini belum memberikan klarifikasinya terkait status pengusaha jamu Angger Waras.

***
Penulis : Kasiono
Editor : Setiawan

Related

Polhukam 5706473048296948413

Hot News

Beredar Foto Dua Sejoli Asik Mengkonsumsi Narkoba Didiskotik Surabaya

Foto :  Seorang wanita bernama Meme atu Bella dan teman pria bernama Herman diduga sedang  mengkonsumsi Narkoba jenis putau .  Doc/BR. ...

BERITA TERKINI

Pendidikan

Lifestyle

item