Personel Yonif 511/DY Mengikuti Talk Show Peringatan Hari Anti Narkoba


Berita Rakyat Blitar - Bertempat di area Taman Pecut Kota Blitar Jl. Merdeka Kota Blitar telah diselenggarakan Talk Show peringatan hari anti Narkotika Internasional tahun 2017 sebagai nara sumber Sekda Kota Blitar Drs. Rudi Wijanarko MSi, Kasatpol PP Kota Blitar sebagai kepala pelaksana harian BNN Drs. Wikandrio. Kasat Narkoba AKP Huahila Wahyu Yuha dan Psikolog RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar Agustima Dwi Rahmawati M.Psi yang diikuti oleh personel Yonif 511/DY dan masyarakat sekitar 300 orang.

Sekda Kota Blitar Drs. Rudi Wijanarko MSi menyampaikan yang intinya Negara Indonesia sekarang merupakan darurat narkoba karena penduduk Indonesia penggunanya narkoba berjumlah 5,9 juta dan 22% merupakan pelajar dan mahasiswa, akibat penggunaan narkoba yaitu menyerang susunan syaraf dan berujung dengan kematian.


"Pemkot Blitar bersama instansi pemerintah yang berada di wilayah Blitar terus berupaya menekan kasus narkoba sedapat mungkin dengan menghilangkan narkoba yang akan merusak generasi-generasi penerus bangsa. Lanjutnya, Peredaran narkoba modusnya ingin menghancurkan bangsa yang menyasar kalangan pelajar dengan mencoba-coba, ini merupakan permasalahan yang harus kita tangani, kami menghimbau kepada masyarakat untuk waspada kepada putra-putrinya dan keluarga," ujarnya.

Pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba dilaksanakan dengan mengadakan sosialisasi dan kerjasama dengan TNI, Polri dan masyarakat dengan cara penindakan dan tes urine serta melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat untuk diberdayakan dalam memberantas narkoba. Masyarakat diharapkan kepeduliannya dalam memberikan informasi untuk deteksi dini karena narkoba merupakan bahaya laten, bisa juga disebut bahaya narkoba yang bersifat masif, namun disini diutamakan pencegahan untuk itu perlu keterlibatan semua komponen masyarakat sebagai jaringan dalam rangka memberi informasi secara kongkrit disini pemkot Blitar sudah membentuk relawan anti narkoba di kelurahan.

Psikolog RSUD Mardi Waluyo Agustima Dwi Rahmawati M.Psi juga memberi arahan yaitu motifasi seseorang bisa terjerat narkoba karena coba-coba dan pergaulan, orang-orang ini biasanya terjerat narkoba karena dalam kondisi depresi sehingga mareka mencoba narkoba sebagai pelarian supaya mendapat ketenangan. Di Blitar peredaran narkoba sudah sampai ke pelajar yang disebabkan coba-coba dan pergaulan lingkungan yang mempunyai mitos bisa membuat efek gembira, tidak merasa lelah sehingga merasa keren dan ini memberi efek menurunnya kewaspadaan dan jangka panjang akan mengalami gangguan jiwa yang disebabkan juga pengaruh teknologi yang peredarannya sangat cepat. (Pen/at)

Related

Pemerintahan 5830305223939712136

Hot News

Beredar Foto Dua Sejoli Asik Mengkonsumsi Narkoba Didiskotik Surabaya

Foto :  Seorang wanita bernama Meme atu Bella dan teman pria bernama Herman diduga sedang  mengkonsumsi Narkoba jenis putau .  Doc/BR. ...

BERITA TERKINI

item