Bela Kepentingan China, Amien Rais Serukan Ganti Presiden 2019

"Ketika utang menggunung, mengatakan jangan takut, utang kita cuma Rp4.000 triliun, Singapura dan AS juga mengutang, bilangnya ora popo," - Amien Rais -
Berita Rakyat, Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais kembali mengkritik Presiden Joko Widodo dengan menyebut kebijakan pemerintah yang berlaku sekarang ini lebih condong pada kepentingan ekonomi China.

Amien juga menyinggung tentang utang luar negeri Indonesia, tenaga kerja asing, pengangguran yang terus meningkat, hingga reklamasi.

Kritik keras itu disampaikan Amien saat berpidato di hadapan para jemaah ibadah subuh di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4). Pada kesempatan itu anggota penasihat Persaudaraan Alumni 212 Eggi Sudjana dan Sekjen Forum Umat Islam Al-Khaththath juga terlihat hadir.

Amien mengatakan saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi politik penyesatan oleh orang munafik yang pandai bersilat lidah dan tampak merakyat.


"Ketika utang menggunung, mengatakan jangan takut, utang kita cuma Rp4.000 triliun, Singapura dan AS juga mengutang, bilangnya ora popo," kata Amien seperti yang dilansir dari laman CNN Indonesia.

Mantan ketua MPR itu menambahkan, di tengah pengangguran yang merajalela, banyak orang sulit bekerja, Jokowi justru menerbitkan keputusan presiden tentang tenaga kerja asing. Amien menduga keppres itu untuk mempermudah masuknya tenaga kerja asing.

"Kemudian juga ketika banyak mahasiswa, intelektual mendemo reklamasi teluk dihentikan, suruh menterinya pasang... Seolah-olah untuk kepentingan kita, kemajuan kita, padahal jelas melayani kepentingan ekonomi China," kata Amien.

"Yang sana mengatakan kita sudah mendapat utang membangun infrastruktur, begitu selesai jual ke asing. Itu logika supaya kita buat baru lagi, kita jual lagi," tambahnya.

Amien menyerukan kepada para jemaah yang hadir agar bersama-sama mengakhiri semua itu. Menurutnya, tahun depan adalah penentuan agar bangsa Indonesia tidak jatuh pada kesalahan yang sama.

Sebelum mengakhiri pidato politiknya, Amien menyerukan ganti presiden saat pilpres 2019 mendatang. Spanduk besar bertuliskan "Gerakan Indonesia Salat Subuh" membentang di dinding masjid.

"Persaudaran mukmin terus bergerak, kita galang masyarakat. Alangkah bahagianya kalau bulan Mei tahun depan kita punya presiden yang memang harus diganti. Ini konstitusional, ini demokratik, legal, legitimate, absah jangan pernah takut," ujar Amien.

Acara itu dihadiri ratusan jemaah dari Dewan Kemakmuran Masjid Baiturrahim, Remaja Masjid Baiturrahim, Forum Umat Islam, Gubernur Muslim Jakarta, Gerakan Indonesia Salat Subuh, Suara Islam, dan PA 212.

Related

Polhukam 2619836660277439620

Hot News

Beredar Foto Dua Sejoli Asik Mengkonsumsi Narkoba Didiskotik Surabaya

Foto :  Seorang wanita bernama Meme atu Bella dan teman pria bernama Herman diduga sedang  mengkonsumsi Narkoba jenis putau .  Doc/BR. ...

BERITA TERKINI

item