Berita Utama

GMKI: Akhlak BUMN Hanya Jargon Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto:Berita-Rakyat.co.id/Setkab)


Berita Rakyat, Jakarta - Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) kembali menyorot kinerja Erick Thohir dalam memimpin Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurut GMKI, Erick Thohir tidak optimal dalam melakukan transformasi BUMN, baik secara budaya kerja, hingga pemilihan direksi dan komisaris yang masih berdasarkan kalkulasi politik. 

Pernyataan ini, diungkapkan Ketua Bidang Aksi Pelayanan PP GMKI, Prima Surbakti melalui keterangan tertulis yang diterima Wartawan Berita-Rakyat di Jakarta, Selasa, 14 September 2021. 

Menurut Prima, kasus korupsi yang dilakukan oleh oknum dalam instansi BUMN meningkat drastis sejak dipimpin oleh Erick Thohir. Berdasarkan rekapitulasi data tindak pidana korupsi yang dirilis oleh KPK, kasus korupsi dari instansi BUMN meningkat 30 kasus pada tahun 2019-2020, atau terjadi peningkatan 53,5 persen sejak tahun 2004. 

"Kasus dan jumlah korupsi di dalam instansi BUMN sangat fantastis dan menyebabkan kerugian keuangan negara hingga puluhan triliun seperti kasus Jiwasraya, Asabri, dan Nindya Karya yang ditetapkan tersangka korporasi. Tingginya korupsi di BUMN menunjukkan adanya persoalan sistemik yang membelit BUMN baik secara budaya kerja, hingga pelaksanan proyek," tutur Prima. 

GMKI juga menilai, transformasi BUMN melalui pembentukan holding dan BUMN AHLAK yang dilakukan oleh Erick Thohir jauh dari harapan Presiden Jokowi Widodo. 

"Buktinya, program vaksinasi masih 20 persen, padahal Erick Thohir sudah membentuk holding BUMN Farmasi. Pengadaan vaksin kita murni bisnis, masih impor menggunakan APBN. Seharusnya BUMN Farmasi dalam setahun ini sudah bisa memproduksi vaksin sendiri. Begitu juga dengan bahan baku obat-obatan, sebagian besar masih impor. Dimana transformasi BUMN yang diucapkan oleh Erick Thohir," tegas Prima. 

Lebih lanjut, GMKI juga menyinggung BUMN AKHLAK (Amanah, Kompeten, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) yang menjadi pedoman nilai dan etika kerja BUMN yang dibuat oleh Erick Thohir melalui Permen BUMN PER-06/MBU/07/2020 tanggal 1 Juli 2021. 

"Sungguh miris, Erick Thohir membuat BUMN AKHLAK tapi mengangkat mantan koruptor menjadi komisaris di salah satu BUMN," ungkap Prima. 

Ketua Bidang Aksi Pelayanan PP GMKI, Prima Surbakti. (Foto:Berita-Rakyat/GMKI)

Selain itu, GMKI juga menyayangkan kinerja BUMN yang ambruk saat pandemi. GMKI memaparkan adanya 90 persen BUMN yang ambruk. Laba bersih BUMN anjlok dari Rp 124 triliun menjadi Rp 28 Triliun sepanjang 2020 serta diperparah utang luar negeri BUMN yang mencapai Rp 873,8 triliun hingga Juni 2021. 

Dalam keadaan ekonomi yang ssedang jatuh, GMKI menolak langkah Erick Thohir meminta PMN 2021 sebesar Rp 4,1 triliun untuk PT KAI dalam rangka percepatan proyek kereta cepat Jakarta - Bandung serta adanya rencana menjadikan PT KAI untuk memimpin konsorsium KCIC. 

"Rencana itu tidak sesuai dengan janji pemerintah. Presiden Joko Widodo sudah tegaskan pembangunan kereta cepat tidak memakai uang rakyat," tandas Prima Surbakti

Selanjutnya, GMKI menolak langkah Erick Thohir dalam menyelesaikan utang Jiwasaraya melalui restrukturisasi.

Prima menyampaikan, restrukturisasi Jiwasraya merupakan perampokan uang nasabah karena ada pengalihan polis dari Jiwasraya ke IFG, dimana akan ada jutaan nasabah pensiunan yang dikurangi 73 persen haknya dari manfaat bulanan selama bertahun-tahun mengikuti asuransi. 


Selain itu, terjadi pemotongan simpanan nasabah sampai dengan 41 persen serta adanya penghapusan premi dan santunan untuk meninggal yang sudah dibayar lunas oleh nasabah. 

"Nasabah asuransi itu, mayoritas pensiunan, puluhan tahun bekerja mati-matian, gaji dipotong tiap bulan untuk membayar asuransi, kok solusi dari Menteri BUMN justru merugikan mereka, tidak ada hati nurani," sebut Prima. 

Terkait haal-hal diatas, PP GMKI dengan tegas meminta kepada Erick Thohir untuk bekerja menjalankan visi Presiden, bukan untuk pencitraan dan elektablitas pribadi. 

Oleh sebab itu, PP GMKI kembali meminta presiden Jokowi untuk mengevaluasi kinerja Menteri BUMN. 

"Saat ini, Presiden butuh negarawan yang bekerja memikirkan rakyat, bukan politik 2024," tandas Prima. []


Penulis : Tantri Lestari

Baca Lainnya :

toko online zeirshopee
Pengunjung Hari ini
Nama

Advertorial,422,Berita Utama,488,Berita-Foto-Video,410,Berita-Terkidni,15,Berita-Terkini,2049,Covid-19,108,Daerah,2070,EkBis,340,Hak jawab,13,HuKrim,787,Hukum,62,In-Depth News,42,Internasional,288,Investigasi,14,Kesehatan,350,Kuliner,10,LifeStyle,243,Nasional,688,Olahraga,202,Opini,99,Otomotif,27,Pariwisata,77,π™ΏπšŠπš›πš’πš πš’πšœπšŠπšπšŠ,3,Pemerintahan,683,Pendidikan,182,Peristiwa,353,Politik,413,Polri,129,RELIGI,82,Satpol PP,6,Seni-Budaya,63,Sorot,427,Sosial,18,teknologi,30,TNI,5,
ltr
item
PT. Berita Rakyat Indonesia - Berita Untuk Rakyat: GMKI: Akhlak BUMN Hanya Jargon Erick Thohir
GMKI: Akhlak BUMN Hanya Jargon Erick Thohir
Menurut GMKI, Erick Thohir tidak optimal dalam melakukan transformasi BUMN, baik secara budaya kerja, hingga pemilihan direksi dan komisaris.
https://1.bp.blogspot.com/-Ouq1h1aqnqo/YUAFuVhO1-I/AAAAAAAAxeE/OZTQMBbDUWgjBUCCTD85sDRMR-yRecbGACLcBGAsYHQ/s16000/E7a3yzDUYAEJSRm%2B%25283%2529.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Ouq1h1aqnqo/YUAFuVhO1-I/AAAAAAAAxeE/OZTQMBbDUWgjBUCCTD85sDRMR-yRecbGACLcBGAsYHQ/s72-c/E7a3yzDUYAEJSRm%2B%25283%2529.jpg
PT. Berita Rakyat Indonesia - Berita Untuk Rakyat
https://www.beritarakyat.co.id/2021/09/gmki-akhlak-bumn-hanya-jargon-erick.html
https://www.beritarakyat.co.id/
https://www.beritarakyat.co.id/
https://www.beritarakyat.co.id/2021/09/gmki-akhlak-bumn-hanya-jargon-erick.html
true
4841122110563173867
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content