Berita Rakyat Surabaya – Generasi muda
dalam meningkatkan dan membantu beberapa proyek di
Indonesia, sehingga PT PLN (Persero) dalam program CSR (Corporate Social
Resposibillity) nya mengadakan kerjasama pendidikan dengan SMK terpilih. Hal
tersebut dilakukan guna mengantisipasi persoalan terkait kekurangan tenaga
kerja yang kompeten di bidang ketenagalistrikan menjadi perhatian penting saat
ini.
PT PLN (Persero) bersama 3 (tiga)
Pemerintahan Provinsi, diantaranya Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jawa Barat dan
Jawa Timur menandatangani masing-masing Nota Kesepahaman tentang Peningkatan
Kompetensi Bidang Ketenagalistrikan pada Peserta Didik SMK. Kesepakatan MoU antara
Dinas Pendidikan dan PLNKesepakatan MoU antara Dinas Pendidikan dan PLNPenanda
tanganan yang dilakukan pada Kamis, (30/2/2017) di Kantor PLN Distribusi
JawaTimur, Surabaya.
Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa
Timur, Pinto Raharjo, menerangkan penandatangan ini dilakukan dalam rangka
mendukung program penyediaan listrik 35.000 MW yang memerlukan dukungan tenaga
kerja yang handal, dan sejalan dengan Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2016
tanggal 9 September 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
dan merupakan tindaklanjut dari kerjasama Dirjen Ketenagalistrikan Kementrian
ESDM dan Ditjen Dikdasmen Kemendikbud untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja
ketenagalistrikan.
“Tujuannya adalah untuk melaksanakan
pengembangan kompetensi peserta didik SMK sebagai calon tenaga kerja bidang
ketenagalistrikan, menyempurnakan kurikulum dan proses pembelajaran bermutu di
SMK dan melaksanakan program dan kegiatan praktik kerja lapangan dan
sertifikasi bagi pendidik (guru SMK) dan peserta didik SMK,” jelasnya.
Penandatangan ini dilakukan dalam rangka
mendukung program penyediaan listrik 35.000 MW yang memerlukan dukungan tenaga
kerja yang handal, dan sejalan dengan Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2016
tanggal 9 September 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
dan merupakan tindaklanjut dari kerjasama Dirjen Ketenagalistrikan Kementrian
ESDM dan Ditjen Dikdasmen Kemendikbud untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja
ketenagalistrikan.
Program kerja yang dilakukan adalah
a. Upgrading Guru SMK,
b. Program Siswa Kelas XII dan
c. Program Siswa 3 tahun (Kelas X, XI, XII) + 1 tahun.
b. Program Siswa Kelas XII dan
c. Program Siswa 3 tahun (Kelas X, XI, XII) + 1 tahun.
Sedang SMK yang terpilih menjadi Pilot Project dalam Program ini
adalah SMKN 26 Jakarta, SMKN 5 Jakarta, SMKN 2 Bogor dan SMK PGRI 3 Malang,
yang secara keseluruhan melibatkan 110 Siswa dan 30 orang guru yang akan
dilakukan ugrading kompetensi.Melalui Program ini diharapkan Siswa SMK dapat
menjadi tenaga kerja yang siap terjun kelapangan khususnya di bidang distribusi
yaitu tenaga pelayanan teknik (Yantek) danTenaga Inspeksi Pemanfaatan Tenaga
Listrik (IPTL).
Selain peningkatan mutu calon tenaga
kerja yang kompeten melalui kegiatan pengembangan dengan peserta didik SMK
tersebut, PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur juga mengadakan launching
Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) yang dihadiri oleh Muhammad
Ali selaku Direktur HCM PT PLN (Persero), Kadiv K3L, dan beberapa tenaga kerja
PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur (Rr/At).



