![]() |
| Caption. Pemenang Final Olimpiade JSO Propinsi Jawa Timur 2026 |
Berita Rakyat, Malang - Ajang Final JSO Jawa Timur 2026 di lingkungan Universitas Ma Chung berlangsung meriah dan penuh semangat juang pada Minggu (24/5/2026). Ribuan peserta dari berbagai daerah hadir mengikuti babak penentuan awarding dalam ajang Olimpiade JSO tingkat Provinsi Jawa Timur yang kini semakin dikenal sebagai salah satu kompetisi akademik bergengsi bagi pelajar Indonesia.
Atmosfer kompetisi langsung terasa sejak pembukaan dimulai. Penampilan heroik seni bela diri Wushu dari organisasi mahasiswa Universitas Ma Chung sukses membakar semangat para finalis. Atraksi seni tunggal putra dan putri yang penuh disiplin dan ketangkasan mendapat sambutan meriah dari peserta, guru pendamping, hingga para orang tua yang memenuhi lokasi acara.
Sorak tepuk tangan menggema di seluruh ruangan saat para atlet mahasiswa menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Momentum tersebut menjadi suntikan motivasi bagi peserta Final JSO Jawa Timur 2026 untuk tampil maksimal demi mengharumkan nama sekolah dan daerah masing-masing.
Ketua Yayasan Intan Mutia, Muchammad Ali Yasin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan JSO 2026 di Jawa Timur.
“Terima kasih kepada seluruh pendamping, wali murid, peserta, kepala sekolah, yayasan, hingga lembaga bimbingan belajar yang telah ikut mensukseskan penyelenggaraan JSO 2026,” ujarnya di hadapan para finalis dan tamu undangan.
Ia menegaskan bahwa JSO bukan sekadar ajang perlombaan akademik, namun juga wadah pembentukan karakter generasi muda agar memiliki mental tangguh, disiplin, jujur, dan pantang menyerah dalam meraih cita-cita.
Menurutnya, perkembangan JSO tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan. Saat ini, kompetisi telah menjangkau 36 kabupaten/kota di Jawa Timur dengan cakupan lebih dari 94 persen wilayah provinsi tersebut.
“JSO secara nasional sudah berlangsung di 153 kabupaten/kota dan 18 provinsi. Tahun 2025 peserta di Jawa Timur mencapai 21 ribu peserta, dan tahun 2026 meningkat menjadi lebih dari 34 ribu peserta,” ungkapnya penuh optimisme.
Lonjakan jumlah peserta tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kompetisi akademik nasional sebagai sarana pengembangan potensi dan jalur prestasi siswa menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Semangat serupa juga disampaikan oleh Ibu Ertin, kepala sekolah di wilayah Kraksaan sekaligus Koordinator Olimpiade JSO Kabupaten Probolinggo. Ia mengungkapkan bahwa antusiasme peserta terus meningkat setiap tahunnya.
“Pada babak penyisihan tingkat kabupaten terdapat 615 peserta, dan sebanyak 360 peserta berhasil lolos ke tingkat provinsi. Anak-anak sekarang semakin semangat mengikuti kompetisi karena jalur prestasi sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Kisah inspiratif turut datang dari peserta asal Bojonegoro yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Dengan wajah penuh percaya diri, peserta tersebut mengaku bangga dapat mengikuti Final JSO Jawa Timur 2026 bersama dukungan keluarganya.
“Saya senang ikut olimpiade dan tahun depan ingin ikut lagi. Kami datang dari Bojonegoro bersama keluarga dan tetap semangat belajar. Tidak ada putus asa dalam belajar,” ucapnya yang langsung mendapat tepuk tangan hangat dari hadirin.
Dalam ajang Olimpiade JSO tingkat Provinsi Jawa Timur ini, para peserta berkompetisi dalam beberapa bidang pelajaran seperti Matematika, Sains, Bahasa Inggris, dan IPS. Kompetisi dibagi menjadi beberapa kategori mulai dari tingkat TK hingga SMP/MTS.
Kategori lomba terdiri dari:
Level A : TK
Level 1 : Kelas 1-2 SD/MI
Level 2 : Kelas 3-4 SD/MI
Level 3 : Kelas 5-6 SD/MI
Level 4 : SMP/MTS
Rangkaian kompetisi JSO 2026 dimulai dari Babak Penyisihan Kota, Final Provinsi, hingga Grand Final Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni 2026.
Pelaksanaan Final JSO Jawa Timur 2026 di Universitas Ma Chung menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi sekolah, orang tua, yayasan, dan dunia pendidikan mampu melahirkan generasi juara berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Penulis : Ayu
Editor : Redaksi
Baca juga:
"Baca Artikel lain di sini"
"Baca Artikel lain di sini"



