Berita Utama

Mengaku Ditekan Penyidik Bareskrim, Saksi Camat Anulir Pernyataan di BAP


Berita Rakyat, Nganjuk - Sejumlah saksi kasus dugaan suap Bupati nonaktif Nganjuk, Novi Rahman Haidayat mengaku keterangannya diarahkan oleh penyidik saat diinterogasi dalam kasus suap ini. Pengakuan ini disampaikan oleh sejumlah saksi tersebut saat di persidangan dengan agenda saksi para camat.

Saksi yang menyebut jawabannya diarahkan oleh penyidik diantaranya adalah Camat Pace, Dupriyono. Dalam kesaksiannya, ia membantah beberapa keterangannya dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Nganjuk. 

JPU sempat bertanya pada saksi Dupriyono, apakah ia pernah dimintai sejumlah uang dengan dalih untuk tasyakuran? Hal itu pun dijawab benar, tapi dirinya memang benar-benar dimintai uang tasyakuran namun untuk kades dan paguyuban. Proses semacam itu pun, dianggapnya sudah lumrah terjadi seperti sebelum-sebelumnya. 

Ia pun mencoba bertahan dengan jawaban itu didepan penyidik Bareskrim Polri. Namun, oleh 3 orang penyidik saat itu ia justru dibentak-bentak. Sehingga, ia pun merasa terintimidasi. Padahal, ia baru saja sembuh dari sakit akibat paparan Covid-19. 

"Saya sebenarnya sudah bertahan dengan jawaban itu (uang untuk tasyakuran). Tapi oleh penyidik saya dibentak-bentak. Sehingga saya menyerah, karena diancam kalau tidak ngomong yang mengarahkan ke pak bupati, nanti hukuman saya akan diperberat," ujarnya, Jumat (12/11). 

Dalam perkara ini, Camat Dupriyono mengaku dimintai uang oleh Sugeng Purnomo, salah seorang Kades di wilayahnya. Ia dimintai uang sebesar Rp 50 juta untuk tasyakuran sebagai camat. 

Hal senada disampaikan oleh saksi Camat Berbek, Haryanto. Ia menyebut, pernah ditanya oleh penyidik apakah dirinya pernah memberikan uang pada Bupati Novi? Hal itu dijawabnya tidak pernah. Namun, pernyataan saya diolah oleh penyidik, seolah-olah agar jawaban saya diarahkan menyerahkan uang pada Bupati. 

"Saya tidak pernah memberikan uang pada pak bupati. Tapi oleh penyidik diolah, seolah-olah agar jawaban saya diarahkan menyerahkan uang ke penyidi," tegasnya. 

Ia mengaku pernah memprotes isi BAP itu ke penyidik, namun tak digubris. Ia pun menegaskan, bahwa dirinya tidak pernah memberi uang pada Bupati Novi. 

"(Bupati) Novi tidak pernah meminta (uang). Uang (tasyakuran) itu saya serahkan ke Izza (ajudan bupati)," tegasnya. 

Dalam perkara ini, Haryanto mengakui menyerahkan uang sebesar Rp50 juta pada ajudan Bupati M Izza Muhtadin. 

Hal tak jauh berbeda juga disampaikan oleh saksi Camat Loceret, Bambang Subagyo. Ia menyatakan, saat memberikan keterangan dalam BAP, ia merasa dalam keadaan tertekan. Ia menjelaskan, saat dalam pemberkasan dirinya dianggap telah memperlambat proses penyidikan. 

"Selama menyampaikan penyidikan, saya merasa tertekan oleh penyidik. Terutama saat menyampaikan keterangan. Saya tidak boleh merubah keterangan. Saya sudah komplain tapi penyidik tidak mau merubahnya," ungkapnya. 

Ditanya soal uang Rp20 juta dalam BAP yang menyebut jika dirinya memberikannya pada sang bupati. Ia pun kembali membantahnya. Ia mengaku jika dirinya memberikan uang tersebut pada ajudan bupati, M Izza Muhtadin. 

Dalam kesempatan itu, saksi-saksi yang dihadirkan ada 5 orang camat, selain ke tiga saksi, dua lainnya adalah Edi Srijanto; Camat Tanjunganom dan Tri Basuki Widodo; Camat Sukomoro. 

Sementara itu, menanggapi kesaksian para saksi camat itu, Bupati Nonaktif Nganjuk Novi Rahman Hidayat kembali menegaskan jika ia memang tak pernah memerintahkan pada para camat untuk memberinya uang. 

"Saya tidak pernah berkomunikasi maupun memerintahkan atau menerima soal uang itu," katanya. 

Sementara itu, pengacara Bupati Nonaktif Nganjuk Novi Rahman Hidayat, Tis'at Afriyandi mengatakan, jika para saksi sudah menganulir keterangannya dalam BAP terkait dengan peran Bupati Nganjuk Novi. Sehingga, hal ini kembali menegaskan jika tidak ada uang yang mengalir pada Bupati Novi. 

"Para saksi sudah menganulir pernyataannya dalam BAP. Dengan alasan adanya tekanan dari penyidik. Bahkan ada yang ingin merubah jawabannya tapi tidak diperbolehkan oleh penyidik. Sehingga ini menegaskan bahwa tidak ada uang yang mengalir pada Bupati Novi," katanya.


Penulis : Rizal/Isk
Editor : Ade

Baca Lainnya :

toko online zeirshopee
Pengunjung Hari ini
Nama

Advertorial,240,Berita Utama,295,Berita-Foto-Video,345,Berita-Terkini,1804,Covid-19,59,Daerah,1978,EkBis,313,Hak jawab,6,HuKrim,741,Hukum,29,In-Depth News,29,Internasional,276,Investigasi,4,Kesehatan,330,Kuliner,3,LifeStyle,222,Nasional,646,Olahraga,177,Opini,89,Otomotif,27,Pariwisata,72,Pemerintahan,644,Pendidikan,153,Peristiwa,300,Politik,401,Polri,106,RELIGI,66,Satpol PP,5,Seni-Budaya,54,Sorot,418,Sosial,8,teknologi,28,TNI,1,
ltr
item
PT. Berita Rakyat Indonesia - Berita Untuk Rakyat: Mengaku Ditekan Penyidik Bareskrim, Saksi Camat Anulir Pernyataan di BAP
Mengaku Ditekan Penyidik Bareskrim, Saksi Camat Anulir Pernyataan di BAP
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjphpZ-jJ5ej9ahv6lCzZGj68PJP0IaA8mkT_ip5pjHvLN2_rjUJCZNO_-cAS2uzYuzFWldVp6dpJOIjx6i91TlQDMpcWmtAxD-9-W47z9zsh70ZR7DKmZbuul7FA_ovl2FBzs9pinTyIpgxTUs84AQGJjbV4Mh6QM2MN6mwjRU2N0ojfrUxsMzVOgojw=s16000
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEjphpZ-jJ5ej9ahv6lCzZGj68PJP0IaA8mkT_ip5pjHvLN2_rjUJCZNO_-cAS2uzYuzFWldVp6dpJOIjx6i91TlQDMpcWmtAxD-9-W47z9zsh70ZR7DKmZbuul7FA_ovl2FBzs9pinTyIpgxTUs84AQGJjbV4Mh6QM2MN6mwjRU2N0ojfrUxsMzVOgojw=s72-c
PT. Berita Rakyat Indonesia - Berita Untuk Rakyat
https://www.beritarakyat.co.id/2021/11/mengaku-ditekan-penyidik-bareskrim.html
https://www.beritarakyat.co.id/
https://www.beritarakyat.co.id/
https://www.beritarakyat.co.id/2021/11/mengaku-ditekan-penyidik-bareskrim.html
true
4841122110563173867
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content